Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Youtube Setneg)

Politik

Prabowo Beberkan Capaian Ekonomi RI di Sidang Kabinet

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 17:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian ekonomi Indonesia yang tetap solid di tengah gejolak global. 

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025, Prabowo menegaskan bahwa ketahanan ekonomi nasional adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah, termasuk kebijakan yang sudah dirintis oleh pendahulunya.

“Pertama, kita telah mencapai hal-hal yang sangat positif di bidang ekonomi. Di tengah ketidakpastian dunia, di tengah perang pecah di mana-mana, hitungan terakhir tadi malam ada 110 perang saat ini di seluruh dunia,” ujar Prabowo membuka sambutannya.


Ia menggambarkan betapa kompleksnya situasi global, di mana ketegangan geopolitik dan gangguan rantai pasok telah mengguncang perekonomian banyak negara. Namun, Indonesia justru mampu menjaga stabilitas pertumbuhan dan inflasi.

“Alhamdulillah, kita mampu menjaga pertumbuhan ekonomi masih tetap tinggi dibandingkan seluruh dunia. Kita berada di 5 persen, di antara negara G20 kita salah satu yang tertinggi dalam kondisi sekarang,” lanjutnya.

Prabowo menyoroti pula keberhasilan pemerintah menekan inflasi di kisaran dua persen atau salah satu yang terendah di G20. Ia menyebut keberhasilan ini tak lepas dari teknik dan pengalaman mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam memantau harga-harga secara langsung.

“Salah satu teknik mengendalikan inflasi yang dirintis oleh pendahulu saya, Presiden Joko Widodo, harus kita akui mungkin pengalaman beliau sebagai wali kota,” kata Prabowo sambil tersenyum.

“Sehingga beliau dengan teliti bisa menemukan bagaimana memantau dan mengendalikan inflasi, ini jangan dianggap remeh,” tambahnya.

Prabowo juga menyampaikan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terkendali di bawah 3 persen dari PDB bahkan termasuk yang terendah di dunia. Tak hanya itu, ia menyoroti pencapaian bersejarah di pasar modal nasional.

“Indeks harga saham gabungan telah tembus 8000, tertinggi sepanjang sejarah republik kita. Ini juga di luar dugaan,” katanya, seraya memberikan apresiasi kepada jajaran menteri di bidang ekonomi yang telah bekerja keras menjaga kepercayaan investor dan kestabilan fiskal.

Melalui capaian-capaian tersebut, Prabowo menegaskan bahwa kerja sama dan kedisiplinan dalam menjaga kebijakan ekonomi yang konsisten menjadi kunci keberhasilan Indonesia di tengah badai global. 

“Ini berkat hasil kerja keras kita semua,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya