Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Waka MPR: Kepercayaan Masyarakat Semakin Tinggi di Tahun Pertama Presiden Prabowo

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 15:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil survei Poltracking mencatatkan 78,3 persen publik merasa puas dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di tahun pertama berjalannya pemerintahan.

Bagi Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, hasil survei ini menjadi bukti kepercayaan dan harapan masyarakat yang tinggi terhadap Presiden Prabowo. 

"Dengan segala dinamika politik yang terjadi, Presiden Prabowo membuktikan kinerjanya mendapatkan apresiasi dari masyarakat," kata Eddy kepada wartawan, Senin 20 Oktober 2025. 


Wakil Ketua Umum PAN ini menyampaikan bahwa di antara faktor tingginya kepuasan publik ini adalah kebijakan Presiden Prabowo yang menyentuh langsung masyarakat miskin dan memberi dampak langsung pada mereka. 

"Mulai dari MBG, Sekolah Rakyat hingga Layanan Kesehatan Gratis adalah program yang secara langsung diberikan pada mereka yang membutuhkan sekaligus menjadi stimulasi bergeraknya ekonomi di level bawah," tuturnya.

Secara khusus Eddy juga mengapresiasi program-program Presiden Prabowo yang memastikan pertumbuhan ekonomi berkualitas dengan pemerataan  dan tidak ada masyarakat yang ditinggalkan. 

Eddy menjelaskan, ke depan masih ada tantangan dan juga upaya-upaya perbaikan yang diperlukan seperti lapangan kerja dan kebutuhan pokok. 

Doktor Ilmu Politik UI ini menyampaikan, tingginya harapan masyarakat ini sebaiknya terus dibarengi dengan kinerja yang meningkat dari kementerian dan lembaga yang menjadi penopang visi-misi dan komitmen Presiden Prabowo. 

"Presiden Prabowo sudah memberikan contoh bagaimana beliau mendengarkan masukan dari masyarakat dan kemudian diimplementasikan dalam kebijakan. Contohnya seperti pembatalan kenaikan PPN misalnya," pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya