Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Produk UMKM Kantongi Transaksi Rp7,8 Triliun di TEI

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produk UMKM telah mencatatkan transaksi sebesar 474,7 juta Dolar AS atau sekitar Rp7,8 triliun menjelang penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 pada Minggu, 19 Oktober. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso  mengatakan angka fantastis ini menegaskan pencapaian da potensi besar UMKM Indonesia di pasar global.  Angka tersebut juga menunjukkan bahwa produk UMKM Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di kancah internasional, sekaligus menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus memberikan dukungan. 

Kementerian Perdagangan (Kemendag) kata Budi, akan memastikan UMKM mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan untuk memperluas jangkauan pasar mereka.  Kemendag memiliki strategi komprehensif dalam mendampingi UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Strategi ini untuk memastikan dukungan yang holistik dan berkelanjutan bagi pelaku usaha. Strategi pertama adalah pra-TEI, di mana Kemendag aktif melakukan business matching. 


"Tadi khususnya untuk UMKM, transaksinya cukup bagus. UMKM ini harus tetap kita dampingi, jadi di dalam Trade Expo Indonesia itu ada tiga tahap. Tahap pertama, sebelum TEI, kita terus melakukan business matching," kata Budi di Tangerang, dikutip redaksi, Senin 20 Oktober 2025.

Pada tahap ini, Kemendag memperkenalkan produk-produk dari peserta pameran kepada para pembeli atau buyer yang telah mendaftar. 

Strategi kedua adalah monitoring pasca-penandatanganan kontrak dagang atau nota kesepahaman (MoU). Kemendag tidak berhenti pada penandatanganan, melainkan terus memantau implementasi hasil MoU tersebut. 

"Terutama kepada teman-teman UMKM, kadang-kadang kalau pengiriman pertama masih bagus, kedua kadang-kadang kurang bagus, ketiga dan seterusnya kurang bagus itu jangan sampai terjadi," tegas Budi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya