Berita

Gedunng Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

BEI: Nilai Transaksi Harian Periode 13-17 Oktober Merosot Jadi Rp27,46 Triliun

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 13-17 Oktober 2025, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) merosot 2,45 persen menjadi Rp27,46 triliun dari Rp28,15 triliun per hari pada pekan sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan saham BEI,  kinerja negatif dalam sepekan terakhir juga terjadi pada data rata-rata volume transaksi harian yang anjlok 22,14 persen menjadi 32,95 miliar saham dari sepekan sebelumnya yang sebanyak 42,32 miliar saham per hari.

Rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan juga turun 7,51 persen menjadi 2,71 juta kali dibandingkan sepekan sebelumnya yang mencapai 2,93 juta kali transaksi per hari.


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Jumat 17 Oktober berakhir di level 7.915 atau tersungkur hingga 4,14 persen dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya yang mampu bertahan pada level 8.257.

Dengan posisi IHSG yang berakhir di level 7.915, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI menjadi Rp14.746 triliun atau terperosok 5,23 persen dibandingkan ketika penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya yang mencapai Rp15.560 triliun.

Sepanjang perdagangan Jumat, investor asing melakukan aksi nilai beli bersih (all market) sebesar Rp3,03 triliun. Namun sepanjang tahun ini yang berakhir 17 Oktober 2025, BEI mencatatkan adanya net foreign sell hingga Rp51,55 triliun.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya