Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Istana)

Politik

NPI:

Ketegasan Prabowo Lawan Kartel Pulihkan Kedaulatan Ekonomi

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 03:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Direktur Eksekutif Nusantara Parameter Index (NPI), Murmahudi, menilai ketegasan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas kartel dan mafia ekonomi menjadi salah satu capaian besar selama satu tahun pertama masa kepemimpinan. 

Ia menegaskan, pemerintahan Prabowo telah menunjukkan keberanian politik yang nyata tanpa kompromi terhadap kelompok yang merusak kedaulatan ekonomi nasional.

“Langkah tegas Presiden Prabowo yang memberi arah dan dukungan penuh terhadap penegakan hukum di sektor ekonomi merupakan bukti kuat hadirnya negara. Keberhasilan Bea dan Cukai yang masif menggagalkan penyelundupan barang ilegal menjadi simbol nyata bahwa pemerintahan ini tidak takut menghadapi kartel ekonomi,” ujar Murmahudi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.
 

 
Menurut dia, sikap tegas pemerintah dalam memerangi mafia migas, sawit, dan tambang merupakan bentuk keberanian yang jarang muncul di era sebelumnya. Ia berharap agar para pelaku mafia yang telah tertangkap dihukum berat dan dimiskinkan, sementara yang belum tertangkap harus terus diburu sampai ke manapun mereka bersembunyi.

“Negara tidak boleh tunduk pada kartel ekonomi. Ketegasan Presiden Prabowo menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat, dan menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan ekonomi nasional kini berlandaskan kedaulatan dan keadilan,” tegasnya.

Murmahudi menambahkan, keberhasilan pemerintah menindak tegas para mafia dan memperkuat pengawasan distribusi sumber daya strategis telah memberikan efek ganda terhadap stabilitas ekonomi nasional. Selain menumbuhkan kepercayaan pasar dan iklim investasi, langkah ini juga mengembalikan rasa keadilan bagi pelaku usaha yang jujur.

“Kepiawaian Prabowo dalam mengorkestrasi kabinet dan lembaga penegak hukum selama setahun ini telah memperlihatkan arah kepemimpinan yang berkarakter. Beliau mampu menyeimbangkan stabilitas politik dengan ketegasan ekonomi, inilah kunci munculnya optimisme publik terhadap masa depan ekonomi nasional,” jelas Murmahudi.

Lebih lanjut, NPI mendorong agar ketegasan tersebut diperkuat dengan konsolidasi lintas sektor, percepatan reformasi tata kelola migas dan tambang, serta pengawasan digital di pelabuhan dan perbatasan. Langkah itu, menurutnya, akan menutup celah korupsi dan penyelundupan yang selama ini menjadi sumber kerugian negara.

“Ketegasan Presiden Prabowo bukan hanya sekadar simbol kekuasaan, tetapi strategi jangka panjang untuk memulihkan kedaulatan ekonomi bangsa. Jika konsistensi ini dijaga dan masyarakat lainnya bersatu padu mendukung, Indonesia akan benar-benar berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi,” pungkasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya