Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Ini Skor Publik untuk Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 15:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil survei Center of Economic and Law Studies (Celios) mencatat penilaian publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, selama setahun menjabat.

Hasil survei Celios bertajuk "Pembagian Rapor Kinerja 1 Tahun Prabowo-Gibran" dirilis secara daring, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Peneliti Celios, Galau D. Muhammad menjelaskan, responden sejumlah 1.338 orang memberikan penilaiannya terhadap kinerja Presiden Prabowo dan Wapres Gibran secara umum.


"Ini kira-kira rangkumannya yang hari ini akan dipresentasikan oleh kawan-kawan peneliti. Tapi sebagai evaluasi kunci, Pak Prabowo Sebyanto mendapatkan skor nilai 3 dari 10," ujar Galau.

"Pak Gibran mendapatkan skor 2 dari 10. Dan kami juga melakukan beragam macam evaluasi kinerja. Mulai dari janji politik, capaian program, kepemimpinan, termasuk juga bagaimana koordinasi lintas lembaga," sambungnya.

Survei yang digelar pada medio 2 hingga 17 Oktober 2025 itu menggunakan metode multistage random sampling, untuk memilih responden. Dari total 1.338 responden, terdapat 120 jurnalis dari 60 perusahaan Pers yang berbeda-beda.

Prabowo-Gibran memiliki program Asta Cita alias delapan harapan yang dicanangkan selama lima tahun memimpin. Misi tersebut meliputi memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).

Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba serta memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya