Berita

Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Program Makan Bergizi (MBG). (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Penyedia MBG di Kepulauan Seribu Dapat Bimtek Keamanan Pangan

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyedia makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari empat kelurahan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Program Makan Bergizi (MBG) di Ruang Aula Kantor Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang.

Kasie Pemerintahan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Jamaludin mengatakan, Bimtek ini merupakan kolaborasi Badan Gizi Nasional (BGN) RI bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penyedia MBG.

"Kegiatan ini sangat penting untuk para penyedia di SPPG agar selalu mempertahankan keamanan serta menjaga kualitas pangan yang akan disajikan bagi masyarakat penerima manfaat program MBG, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui," ujarnya, Minggu, 19 Oktober 2025. 


Jamaludin menjelaskan, kegiatan ini diikuti sekitar 120 orang penyedia MBG yang berasal dari kelurahan Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Panggang, dan kelurahan Pulau Untung Jawa.

Ia berpesan kepada para peserta untuk terus semangat belajar dan disiplin dalam mengikuti materi pelatihan agar dapat mengimplementasikannya dengan baik.

"Bimtek ini bukan sekadar formalitas. Ilmu yang di dapatkan ini akan menjadi pedoman saat bekerja di lapangan nanti. Saya harap semua mengikuti dengan sungguh-sungguh," ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dandi Nurwahyudi menjelaskan, kegiatan yang juga diadakan di lima wilayah kota di Jakarta ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan

"Program makanan bergizi ini bukan tentang gratisnya, tetapi tentang gizinya. Relawan perlu memahami bahwa makanan bergizi harus aman, sehat, dan sesuai SOP agar tidak menimbulkan kasus keracunan atau gangguan kesehatan," terangnya.

Ia menambahkan, Bimtek yang berlangsung dua hari ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten, dari Suku Dinas Lingkungan Hidup, Badan POM, Suku Dinas Kesehatan dan Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, serta mitra-mitra dari MBG. 

"Kami juga melihat di beberapa lokasi suplai air bersih masih terbatas. Ini harus jadi perhatian bersama karena mencuci sayur dan bahan makanan tidak boleh menggunakan air yang asal-asalan," ungkapnya.

Melalui Bimtek ini, Dandi berharap, para penyedia MBG semakin memahami pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan, serta mampu menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari guna mendukung keberhasilan program MBG di Kepulauan Seribu.

"Saya juga berharap dukungan dari jajaran Pemkab Kepulauan Seribu dan semua pihak agar program MBG berjalan sukses. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan terus mengawal program MBG dengan baik," tandasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya