Berita

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. (Foto: DPRD DKI)

Nusantara

Pemotongan DBH Jangan Ganggu Program Prioritas Warga

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 09:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DPRD DKI Jakarta akan mengawal ketat dampak pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) pemerintah pusat ke daerah sebesar Rp15 triliun. 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengatakan, memastikan pemotongan DBH tidak boleh mengganggu program prioritas dan hak-hak dasar masyarakat.

Ia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta harus melakukan langkah strategis dan efisien dalam mengelola keuangan daerah. Dengan begitu, seluruh program pelayanan publik tetap berjalan sesuai rencana.


“Ini harus wajib kita kawal jangan sampai dengan anda pengurangan Rp15 triliun dari DBH ini mengorbankan daripada hak-hak warga masyarakat Jakarta,” ujar Wibi lewat keterangan resminya di Jakarta, Minggu, 19 Oktober 2025.

Wibi menilai, Pemprov DKI Jakarta perlu menjaga program-program utama. Seperti pendidikan, kesehatan, pembangunan, transportasi publik, penataan lingkungan, serta bantuan sosial. Sehingga masyarakat tidak terdampak pemotongan anggaran.

“Jangan sampai dengan mobilitas daripada masyarakat Jakarta jadi sulit, kalau misalnya kita berhenti untuk membangun kota ini,” kata Wibi.

Selain efisiensi, Wibi mendorong komisi-komisi DPRD DKI Jakarta bersama jajaran eksekutif menajamkan program kerja. Penggunaan anggaran harus optimal.

Dewan yang bermarkas di Kebon Sirih perlu memastikan setiap rupiah APBD benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pengawasan akan menjaga stabilitas pembangunan. Mencegah layanan publik terganggu saat pemerintah menghadapi tantangan fiskal.

DPRD juga komitmen terus mengawasi dan mengawal proses penyesuaian anggaran. Kepentingan warga harus menjadi prioritas.

“Dan tentunya kita berbicara pada pimpinan-pimpinan di sini agar meneliti lebih dalam terkait dengan anggaran-anggaran yang memang prioritas dan dibutuhkan oleh masyarakat,” tandas Wibi.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya