Berita

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). (Foto: Istimewa)

Politik

Publik Gagal Ditipu Jokowi Lewat Dies Natalis UGM

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 04:58 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pakar telematika Roy Suryo menilai publik Indonesia gagal ditipu mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang menghadiri rapat senat terbuka dalam rangka Dies Natalies ke-62 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat 17 Oktober 2025.

"Untuk kesekian kalinya publik Indonesia mau coba diperdaya dengan sebuah (sandiwara) peristiwa yang sangat lucu," kata Roy.

Menurut Roy, momen lucu salah satunya terjadinya saat Jokowi terlihat tidak bisa melakukan salam lestari dan salam UGM disela-sela Dies Natalis.


"Mungkin tidak sempat dibriefing sebelumnya oleh sutradara acara dagelan tersebut," kata Roy.

Akibatnya, kata Roy, Jokowi salah total dalam memperagakan kedua salam yang seharusnya sudah menjadi kebiasaan sehari-hari seorang yang mengaku alumni, apalagi Rimbawan lulusan UGM," kata Roy.

Roy menekankan, berapa kali pun reuni digelar, termasuk Dies Natalis yang perayaannya tidak sesuai tanggal kelahiran, tidak akan mengubah persepsi masyarakat bahwa keaslian ijazah Jokowi sangat diragukan.

"Alhamdulillah rakyat makin mengerti soal kasus ijazah palsu. Apalagi kini skor sudah 3-0 setelah KPU, KPU DKI dan KPU Solo memberikan salinan ijazah yang selama ini disembunyikan. Setelah diteliti secara ilmiah 99,9 persen palsu," pungkas Roy.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya