Berita

Kolonel Michael Randrianirina menyampaikan pidatonya di mahkamah konstitusi tinggi setelah dilantik sebagai presiden di Antananarivo, Madagaskar, Jumat, 17 Oktober 2025 (Foto: Associated Press)

Dunia

Kudeta Militer Madagaskar: Kolonel Randrianirina Resmi jadi Presiden

SABTU, 18 OKTOBER 2025 | 09:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kolonel Michael Randrianirina resmi dilantik sebagai presiden baru Madagaskar setelah merebut kekuasaan melalui kudeta militer yang menggulingkan Presiden Andry Rajoelina. 

Kudeta ini terjadi hanya tiga hari setelah Randrianirina mengumumkan bahwa militer mengambil alih kekuasaan di negara pulau berpenduduk sekitar 30 juta orang itu. Rajoelina dilaporkan melarikan diri ke luar negeri menggunakan pesawat militer Prancis setelah mengaku nyawanya terancam. Parlemen kemudian memakzulkannya. 

Dikutip dari Africa News, Sabtu 18 Oktober 2025, upacara pelantikan Randrianirina berlangsung di Mahkamah Konstitusi Tinggi di ibu kota Antananarivo, di hadapan sembilan hakim dan perwira militer pada Jumat, waktu setempat.


Randrianirina, 50 tahun, sebelumnya dikenal sebagai komandan unit elit CAPSAT dan sempat dipenjara pada 2023 karena tuduhan pemberontakan. Ia mengatakan kudeta ini dilakukan demi “mengembalikan kejayaan Madagaskar” dan menyelesaikan masalah sosial seperti kemiskinan, ketidakamanan, dan pengangguran.

Madagaskar telah lama menghadapi krisis ekonomi dan politik. Sekitar 75 persen penduduknya hidup dalam kemiskinan. Sejak merdeka dari Prancis pada 1960, negara ini telah mengalami beberapa kali kudeta. Ironisnya, Rajoelina sendiri dulu naik ke tampuk kekuasaan pada 2009 juga lewat dukungan militer. Soal kudeta pekan lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Afrika mengecam pengambilalihan tersebut. Sebagai tindakan inkonstitusional. Madagaskar langsung diskors dari keanggotaan Uni Afrika. Meski begitu, hanya sedikit negara yang memberikan reaksi keras, termasuk Prancis, mantan penguasa kolonial Madagaskar.

Randrianirina mengumumkan bahwa Madagaskar akan dipimpin oleh dewan militer selama 18 bulan hingga dua tahun sebelum pemilihan umum baru digelar. Hal ini berarti rakyat, terutama kaum muda yang menjadi penggerak protes, harus menunggu lama sebelum bisa memilih pemimpin baru.

Aksi protes terhadap Rajoelina dimulai bulan lalu karena pemadaman listrik dan air, yang kemudian berkembang menjadi tuntutan atas biaya hidup dan korupsi pejabat. Saat pasukannya mengambil alih kekuasaan, warga Madagaskar menyambut mereka dengan sorak gembira tanpa terjadi kekerasan besar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya