Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Indonesia dan Australia Berkomitmen Wujudkan Kawasan Damai Indo Pasifik

SABTU, 18 OKTOBER 2025 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Panglima Angkatan Bersenjata Australia (Chief of Defence Force/ CDF) Laksamana David Johnston, AC RAN bertempat di ruang pertemuan Mutiara 18, Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.

Kunjungan kehormatan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan High Level Committee (HLC) Australia Indonesia (AUSINDO) ke-13, forum strategis tahunan antara TNI dan Australian Defence Force (ADF) yang bertujuan memperkuat kerja sama pertahanan dan meningkatkan kemitraan strategis kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh suasana keakraban, kedua Panglima berdiskusi berbagai agenda strategis HLC AUSINDO, antara lain peningkatan interoperabilitas, latihan dan pendidikan militer bersama, pertukaran perwira, penanggulangan bencana, hingga keamanan maritim di kawasan.


Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas hubungan baik antara TNI dan ADF yang terus berkembang secara konstruktif dan saling menguntungkan.

"Laksamana, saya yakin bahwa kita memiliki kepentingan yang sama akan harapan keamanan di kawasan, khususnya di kawasan Indo Pasifik, yakni terciptanya  kawasan yang aman, damai dan sejahtera. Melalui forum HLC AUSINDO ke-13 ini, kita perkuat komitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas kawasan," ujar Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025.

Kegiatan HLC AUSINDO menjadi simbol kuatnya kemitraan pertahanan Indonesia–Australia yang terus berkembang dan berkontribusi nyata terhadap keamanan kawasan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya