Berita

Direktur Lembaga survei Nasional Strategic and Political Insight Network (SPIN) Mawardin Sidik (kiri). (Foto: Dokumentasi SPIN)

Politik

Survei SPIN:

Zulhas Berhasil Jaga Stabilitas Pangan Nasional

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 00:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) dinilai masyarakat berhasil menjalankan tugas dari presiden terkait menjaga stabilitas pangan nasional sepanjang tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Demikian disampaikan Direktur Lembaga survei Nasional Strategic and Political Insight Network (SPIN) Mawardin Sidik saat merilis hasil survei terbarunya, terkait kinerja setahun jajaran Kabinet Merah Putih di Jakarta, Kamis 16 Oktober 2025.

“Zulhas mampu mengoordinasikan kebijakan lintas kementerian dengan baik dan menjaga stabilitas pangan tetap terkendali,” kata Mawardin.


Mawardin menekankan bahwa isu pangan menjadi salah satu perhatian utama publik selama satu tahun terakhir. Kinerja Zulhas dinilai paling konkret dan dirasakan langsung masyarakat, terutama melalui optimalisasi program presiden terkait kebijakan ketahanan pangan dan ekonomi desa, cadangan pangan yang stabil bahkan tertinggi sepanjang sejarah, hingga percepatan program cetak sawah baru untuk memastikan produksi pangan tetap terjaga.

Berdasarkan hasil survei terbaru SPIN, Zulhas menempati posisi teratas sebagai Menko dengan kinerja terbaik. Sebanyak 24,4 persen responden menilai Zulhas sebagai Menko dengan kinerja paling baik.

Selanjutnya, disusul Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 22,6 persen, dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar sebesar 21,2 persen.

Posisi berikutnya diisi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra dengan tingkat kepuasan 9,9 persen. Disusul Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 7,2 persen, Menko PMK Pratikno 2,0 persen, dan Menko Polkam Djamari Chaniago 1,1 persen. Sementara 11,7 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan terhadap 1.600 responden di 38 provinsi, pada 1-9 Oktober 2025.

Adapun metode survei menggunakan multistage random sampling dan margin of error ±2,45 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini juga mengukur evaluasi masyarakat terhadap Kinerja para pembantu Presiden Prabowo Subianto.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya