Berita

Program PROSPER di Desa Pecakaran dan Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan pada 11-12 Oktober 2025. (Foto: Dokumentsi DFW Indonesia)

Nusantara

DFW Indonesia Gelar Program Perlindungan Sosial Buat Masyarakat Pesisir

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 21:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap berbagai program perlindungan sosial serta layanan kesehatan dasar, DFW Indonesia melalui Program PROSPER (Protecting Rural & Ocean-dependent Societies through Participatory Economic Resilience) menyelenggarakan kegiatan “Pekan Perlindungan Sosial-Aksi Sehat Bersama” di Desa Pecakaran dan Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan pada 11-12 Oktober 2025. 

Koordinator Proyek DFW Indonesia, Nabiyya Perennia menyampaikan bahwa  tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan peningkatan layanan jaminan sosial dan kesehatan bagi masyarakat pesisir Pekalongan. 

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dikombinasikan dengan pelayanan langsung mampu memberikan manfaat nyata dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat desa,” kata Nabiyya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.


Lanjut dia, kegiatan ini merupakan bagian dari kerangka Program PROSPER yaitu mengedukasi publik tentang jenis-jenis program perlindungan sosial sektor kesehatan dan cara mengaksesnya, yang menjadi salah satu langkah strategis program dalam memperkuat ketahanan masyarakat pesisir dari dampak perubahan iklim. 
 
“Selain itu kolaborasi lintas sektor antara NGO, pemerintah daerah,  dan lembaga layanan sosial diharapkan dapat terus diperkuat sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses perlindungan sosial di sektor kesehatan secara adil dan inklusif,” pungkasnya.

Perwakilan Dinas Kesehatan Pekalongan, Mochamad Supriyadi mengatakan kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat desa.  

“Kegiatan seperti ini sangat membantu pihak Puskesmas Wonokerto dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam memperluas jangkauan sosialisasi serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan akses langsung ke fasilitas medis” kata Supriadi. 

Ia menyebut kegiatan kolaboratif semacam ini selaras dengan visi Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dalam mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan dasar.
 
Sementara itu, Kepala Desa Pecakaran, Tarjuki turut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan Aksi Sehat Bersama di desanya. 

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi kelompok lansia yang kesulitan mengakses layanan kesehatan di luar desa.

“Melalui kegiatan Hari Sehat Bersama, masyarakat tidak hanya bisa melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis tetapi juga mendapatkan informasi langsung tentang layanan jaminan sosial dan kesehatan dari instansi resmi” kata Tarjuki. 

Ia berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Kesehatan menjadi momen penting untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan sosial dan kesehatan keluarga
  
Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menanyakan kendala kepesertaan mereka serta memperoleh solusi langsung dari petugas yang berkompeten. 

Sementara itu, stand BPJS Ketenagakerjaan memberikan edukasi seputar manfaat dan perlindungan sosial bagi pekerja formal maupun informal, serta menyediakan layanan konsultasi langsung bagi warga yang ingin mendaftar atau memperoleh informasi lebih lanjut tentang program jaminan sosial ketenagakerjaan.
 
Gigih Waluyo dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pekalongan melalui menjelaskan berbagai manfaat program perlindungan bagi pekerja. Gigih memperkenalkan lima program utama BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). 

Ia menegaskan bahwa kelima program tersebut bertujuan melindungi para pekerja dari berbagai risiko sosial dan ekonomi yang dapat terjadi kapan saja. Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai program Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) yang diperuntukkan bagi pekerja informal seperti nelayan, pedagang, dan buruh harian agar tetap bisa mengakses perlindungan sosial.
 
“Keberadaan kegiatan seperti yang dilakukan DFW Indonesia ini sangat membantu masyarakat untuk lebih mengenal hak-hak jaminan sosial mereka sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat sipil,” pungkas Gigih.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya