Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis, 16 Oktober 2025. (Foto: Infobank)

Politik

Agung Sedayu Kucurkan Dana CSR untuk Kopdes Merah Putih

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 21:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mendapat kucuran anggaran CSR dari Agung Sedayu Group (ASG) senilai Rp6 miliar.

Penyerahan dana CSR ini turut dihadiri Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Jamintel Kejagung Reda Manthovani, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid di Kabupaten Tangerang, Kamis, 16 Oktober 2025.

Menteri Ferry berujar, program CSR ASG itu merupakan bentuk kolaborasi untuk menyukseskan perekonomian melalui koperasi.


"Dukungan yang diberikan dari pihak swasta Agung Sedayu Group ini adalah model bukti nyata keterlibatan semua pihak untuk mendukung serta menyukseskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," kata Menteri Ferry.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa itu juga disertai Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian. Menteri Ferry menyinggung pentingnya pengetahuan mengelola koperasi bagi para pengurus Kopdes Merah Putih.

Selain itu, Menteri Ferry juga menekankan dua kunci penting dalam menyukseskan program Kopdes Merah Putih. "Jujur serta mau belajar adalah modal utama,” ujarnya.

Di acara yang sama, Ketua Kopdes Merah Putih Kosambi, Robiansyah mengamini pihaknya merupakan satu dari 60 penerima manfaat dana CSR dari ASG itu. Menurutnya, bantuan tersebut bisa mengoptimalkan program-program Kopdes Merah Putih Kosambi, seperti gerai sembako, pinjaman untuk UMKM, dan apotek.

"Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan dana CSR dari Agung Sedayu Group. Ini sangat membantu untuk program operasional Koperasi Merah Putih Kosambi," ucapnya.

Saat ini terdapat 274 Kopdes/Kel Merah Putih di Kabupaten Tangerang. Penyaluran bantuan dari ASG itu juga akan dilakukan secara bertahap.

“Untuk tahap pertama 60 desa, sisanya menyusul sesuai kesiapan para ketua koperasi masing-masing," ujar Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya