Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

Pramono Gandeng KPK Manfaatkan Lahan RS Sumber Waras

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 18:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta pendampingan KPK untuk memanfaatkan kembali lahan yang terbengkalai sejak pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buat Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Hal itu disampaikan langsung Pramono usai beraudiensi dengan pimpinan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Oktober 2025.

Pramono mengatakan, dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar 1 jam itu, pihaknya membahas mengenai tanah di RS Sumber Waras yang sudah terbengkalai sejak 2014.


"Sekarang ini NJOP-nya sudah naik tinggi, tidak mungkin tanah Sumber Waras itu untuk dijual atau dilepas, karena sudah hampir dua kali lipat dari ketika peristiwa terjadi di tahun 2014. Sehingga dengan demikian, kami memutuskan dan kami berkonsultasi dengan KPK agar tanah tersebut bisa dimanfaatkan untuk rumah sakit," kata Pramono kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, 16 Oktober 2025.

Pramono menyebut bahwa tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk RS Sumber Waras agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di Jakarta.

"Kami tidak mau persoalan ini menjadi persoalan di kemudian hari ada persoalan hukum, maka dari awal kami tetap akan berkonsultasi dan meminta pendampingan KPK untuk penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pembangunan rumah sakit Sumber Waras ini," pungkas Pramono.

Pada 2023, KPK ternyata sudah menghentikan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan tanah RS Sumber Waras yang terjadi di era kepemimpinan Ahok.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya