Berita

UMKM binaan Pertamina bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Hari Pertama TEI 2025:

UMKM Binaan Pertamina Raup Cuan Puluhan Miliar Rupiah

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 15:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pertamina (Persero) berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, pada 15-19 Oktober 2025. 

Melalui pameran ini, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia agar mampu menembus pasar global, dengan menghadirkan 45 UMKM unggulan binaannya.

Pada hari pertama penyelenggaraan, salah satu UMKM binaan Pertamina berhasil mencatatkan transaksi ekspor senilai 5,2 juta Dolar AS atau setara Rp87 miliar, menandai langkah awal yang menggembirakan dalam pameran dagang terbesar di Indonesia ini.


Transaksi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Java Criollo Cokelat Indonesia, yang diwakili oleh Founder Inge Oktavia Arina, dan Being Co. Ltd Jepang, yang diwakili oleh Sakae Noda. Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan bukti nyata bagaimana UMKM binaan Pertamina mampu bersaing di pasar internasional.

“UMKM binaan Pertamina, PT Java Criollo Cokelat Indonesia, adalah produsen kakao dan cokelat yang menandatangani kerja sama dengan Being Co. Ltd dari Jepang untuk ekspor produk cokelat dengan nilai transaksi sekitar 5,2 juta dolar AS. Kami berharap 44 UMKM lainnya yang ikut di TEI 2025 juga dapat menjajaki kerja sama serupa dengan para buyer internasional,” ujar Fadjar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2025.

Pada kesempatan yang sama, dari pihak Jepang, Sakae Noda menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas cokelat Indonesia. Ia menilai produk yang dihasilkan oleh Java Criollo memiliki keunggulan alami dan harga yang kompetitif.

“Saya tertarik karena produk ini alami, tanpa pupuk kimia, dan memiliki kualitas yang sangat baik dengan harga terjangkau. Saya berharap masyarakat Jepang bisa menikmati produk cokelat Indonesia ini karena kualitasnya luar biasa,” ungkap Sakae Noda.

Sementara itu, Inge Oktavia Arina, Founder PT Java Criollo Cokelat Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya dapat membawa produk lokal ke pasar global.

“Awalnya buyer mencari cokelat asal Indonesia dan menemukan nama kami. Setelah melihat kualitas produk, kami dipercaya untuk bekerja sama. Kami senang karena nilai dan cita rasa yang kami bawa dapat diterima di pasar internasional. Ini adalah langkah penting bagi kami dan bagi UMKM Indonesia,” ujar Inge.

Melalui program pembinaan UMKM, Pertamina terus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan dan meningkatkan daya saing.

Pertamina juga berharap capaian positif ini menjadi inspirasi bagi seluruh UMKM binaannya untuk terus berinovasi, berdaya saing, dan membawa nama Indonesia ke kancah internasional.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya