Berita

Prabowo Subianto memimpin rapat di Jalan Kertanegara No. IV (K4), Jakarta, Kamis pagi, 16 Oktober 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Beri Tiga Arahan Penting di K4

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih di kediamannya, Jalan Kertanegara No. IV (K4), Jakarta, Kamis pagi, 16 Oktober 2025. 

Menurut laporan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam rapat tersebut, presiden memberikan tiga arahan penting yang menyasar sektor pertanian, ekonomi, dan pendidikan.

“Kamis pagi, 16 Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas Kabinet Merah Putih di kediaman Kertanegara,” tulis Teddy di akun Instagram @sekretariat.kabinet. 


Di bidang pertanian, Prabowo menugaskan Menteri Pertanian untuk segera memproduksi pupuk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. 

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Pupuk berkualitas dengan harga yang bisa dijangkau petani sangat penting. Ini bagian dari strategi kita memastikan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pangan,” tegas Presiden.

Arahan kedua menyasar sektor ekonomi dan perbankan. Prabowo menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional serta memperkuat cadangan devisa negara.

Sementara itu, di bidang pendidikan, Prabowo menginstruksikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia. Mereka akan disiapkan untuk bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional, dalam waktu dekat.

"Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyiapkan lebih dari 2.000 putra-putri terbaik Indonesia agar dalam waktu dekat ini siap bekerja di sektor-sektor strategis, baik di BUMN maupun perusahaan swasta nasional," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya