Berita

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di gedung KPK (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Pramono Anung Pastikan Tiang Monorel Terbengkalai Bakal Bersih di 2026

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 12:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembersihan tiang monorel yang terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, akan selesai pada 2026.

Hal itu disampaikan langsung Pramono usai beraudiensi dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Oktober 2025.

Pramono mengatakan, dalam pertemuan dengan pimpinan KPK, yakni Ketua KPK Setyo Budiyanto dan dua Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono dan Fitroh Rohcahyanto, pihaknya menyampaikan keinginan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk segera melakukan pembersihan ataupun menyelesaikan persoalan monorel yang ada di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.


"Kami telah mendapatkan arahan untuk apabila secara permasalahan hukum sudah selesai dan kami juga telah mendapatkan surat dari Kajati," kata Pramono kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis siang, 16 Oktober 2025.

Pramono menjelaskan, pihaknya ingin segera menyelesaikan pembersihan tiang monorel yang terbengkalai karena sering terjadi kecelakaan, hingga menimbulkan kemacetan.

"Maka kami akan segera tata, dan mudah-mudahan di tahun 2026 segera bisa kita mulai dan juga kita selesaikan di tahun 2026," pungkas Pramono.

Pramono telah mengungkapkan target bersih-bersih tiang monorel akan dimulai pada Januari 2026 saat berbicara dengan wartawan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, beberapa hari sebelumnya. Ia menyampaikan harapannya tersebut karena penyelesaian masalah tiang monorel menjadi salah satu prioritas. la pun meminta doa agar penyelesaian tiang monorel itu bisa segera dilaksanakan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya