Berita

Dewan Pengurus Pusat (DPP) DEKRAFMI (Foto: DEKRAFMI)

Bisnis

DEKRAFMI jadi Babak Baru Pelaku Industri Kreatif Muda

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dunia Ekonomi Kreatif Muda Indonesia (DEKRAFMI) resmi dikukuhkan, menandai babak baru bagi pelaku industri kreatif muda di Tanah Air. 

Organisasi nasional ini hadir sebagai wadah sinergi bagi talenta kreatif dari berbagai daerah dan sektor, siap menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di seluruh pelosok Indonesia.

Deklarasi dan pengukuhan Dewan Pengurus Pusat (DPP) DEKRAFMI berlangsung meriah di Jakarta, Rabu 15 Oktober 2025, dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan perwakilan penting dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Ekraf. Kehadiran para stakeholder ini menunjukkan besarnya dukungan pemerintah terhadap inisiatif para kreator muda ini.


Kepemimpinan DEKRAFMI dipercayakan kepada Angelique Verina, seorang profesional muda yang penuh semangat. Dalam sambutannya, Angelique menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi jembatan sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan para pelaku ekonomi kreatif muda. 

"Kami siap berkolaborasi untuk mendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan," ujar Angelique, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 16 Oktober 2025.

Struktur organisasi DEKRAFMI juga diperkuat oleh nama-nama besar. Dr. Agus Harimurti Yudhoyono menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar, Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai Ketua Dewan Penasihat, dan Dr. Ir. H.E. Herman Khaeron sebagai Ketua Dewan Pembina. Jajaran pengurus DPP sendiri diisi oleh para profesional muda dari beragam bidang, mulai dari teknologi, fashion, kuliner, pariwisata, hingga pemberdayaan komunitas.

Dr. H. Irwan, selaku Ketua Dewan Pembina, menyampaikan apresiasinya terhadap DEKRAFMI. Ia menyebutnya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif. DEKRAFMI hadir dengan semangat besar untuk "menjadikan ide sebagai peluang dan karya sebagai perubahan," yang bila dikembangkan konsisten, akan berdampak signifikan bagi perekonomian nasional.

Ke depan, DEKRAFMI akan berfokus pada pengembangan jejaring dan pemberdayaan di 27 provinsi yang telah membentuk Dewan Pengurus Daerah (DPD). Program kerja yang disiapkan sangat ambisius, meliputi pelatihan kewirausahaan, peningkatan kapasitas digital UMKM, fasilitasi akses perizinan dan pembiayaan, hingga pembukaan akses pasar nasional dan global bagi produk-produk kreatif daerah.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya