Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Abdullah. (Foto: Dok. Pribadi)
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Abdullah. (Foto: Dok. Pribadi)
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Abdullah mengurai beberapa kejanggalan dalam perjalanan proses hukum kasus tersebut, salah satunya perubahan nilai kerugian dari awalnya Rp968,5 triliun yang diungkap saat awal ekspose kasus justru menyusut menjadi Rp285,1 triliun.
"Masyarakat bertanya-tanya, mengapa selisih kerugian dari kasus korupsi yang ditangani Kejagung itu sangat besar? Jangan salahkan masyarakat apabila curiga atau berspekulasi,” kata Abdullah dalam siaran persnya, Kamis, 16 Oktober 2025.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16