Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Bugar Saat Sektor Perbankan Catat Kinerja Positif

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir variatif, saat sektor perbankan mencetak kinerja yang positif. 

Konflik AS dengan China dalam hal perdagangan asih memanas. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa Washington tidak bermaksud memperburuk konflik dagang dengan China, dan menyebut Presiden Donald Trump siap bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan akhir bulan ini.

Sebelumnya, Trump mengatakan Amerika mempertimbangkan pemutusan sebagian hubungan dagang dengan China, termasuk dalam produk minyak goreng, setelah kedua negara saling mengenakan biaya tambahan di pelabuhan pada pekan ini.


Indeks berbasis luas S&P 500  menguat 0,40 persen atau 26,75 poin menjadi 6.671,06 pada penutupan perdagangan Rabu 15 Oktober 2025 . Nasdaq Composite Index ditutup lebih tinggi 0,66 persen atau 148,37 menjadi 22.670,08. Dow Jones Industrial Average melemah 0,04 persen atau 17,15 poin ke posisi 46.253,31. 

Saham Morgan Stanley melambung 4,7 persen ke rekor tertinggi. Saham Bank of America juga melesat 4,4 persen setelah kedua bank kakap tersebut melaporkan laba kuartal ketiga melampaui ekspektasi.

Hasil laporan keuangan bank-bank besar ini menunjukkan ketahanan sektor korporasi Amerika di tengah minimnya data ekonomi resmi akibat penutupan sementara pemerintahan (government shutdown).

Dari sektor teknologi, Indeks Semikonduktor Philadelphia melambung 3 persen setelah ASML melaporkan pesanan dan laba operasional kuartal ketiga melampaui ekspektasi pasar, didukung lonjakan investasi di bidang kecerdasan buatan (AI). Saham ASML di AS melesat 2,7 persen. Saham Walmart Inc menguat 1,70 persen.

Volume perdagangan di bursa Wall Street mencapai 21,5 miliar saham, lebih tinggi dibanding rata-rata 20,4 miliar saham dalam 20 sesi sebelumnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya