Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Menteri ESDM: Impor Emas Antam untuk Jaga Pasokan Domestik

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk mengimpor emas disambut baik oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Menurutnya, Langkah tersebut dilakukan demi menjaga ketersediaan pasokan dalam negeri. Pasalnya, produksi emas nasional saat ini belum mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Bahlil mengungkapkan, sebagian besar produksi emas nasional berasal dari dua perusahaan besar, yakni PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Setiap tahun, gabungan keduanya menghasilkan sekitar 80 ton emas, yang diperoleh dari proses pemurnian konsentrat tembaga di smelter masing-masing.

“Dari sekitar 3 juta ton konsentrat Freeport, dihasilkan 50?"60 ton emas. Sementara Amman menghasilkan sekitar 18?"20 ton dari 970 ribu ton konsentrat,” jelas Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis 16 Oktober 2025. 


Namun begitu, produksi saat ini belum optimal. Tambang bawah tanah milik Freeport, Grasberg Block Cave, mengalami insiden longsor yang menghambat aktivitas operasional. Peristiwa tersebut juga menyebabkan tujuh pekerja meninggal dunia.

“Setelah insiden di tambang Freeport, produksi konsentrat terganggu. Pemerintah ikut berduka dan kini tengah mengevaluasi agar produksi bisa kembali normal,” ujar Bahlil.

Dalam situasi ini, Antam dinilai perlu menjalin kemitraan secara business to business (B2B) untuk menjaga ketersediaan emas di pasar domestik. Langkah ini juga bertujuan mendukung sektor industri, perhiasan, dan keuangan yang bergantung pada logam mulia.

Pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan dan mendorong percepatan pemulihan produksi untuk memastikan stabilitas pasokan emas nasional tetap terjaga.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya