Berita

Proses pengembaian jenazah sandera Israel (Foto: Associated Press)

Dunia

IDF: Satu Jenazah yang Dikembalikan Hamas Bukan Sandera Israel

KAMIS, 16 OKTOBER 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa salah satu jenazah yang dikembalikan Hamas pada Selasa, 14 Oktober 2025, bukan milik sandera Israel yang ditawan kelompok bersenjata Palestina itu di Gaza.

Hamas sebelumnya membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup pada Senin sebagai imbalan atas pembebasan hampir 2.000 tahanan Palestina, dalam kesepakatan yang ditengahi oleh Amerika Serikat, Qatar, Mesir, dan Turki.

Sehari kemudian, kelompok itu mulai menyerahkan jenazah para tawanan yang telah meninggal, dengan tujuh jenazah dikirimkan ke Israel melalui Palang Merah dalam dua tahap.


Namun, IDF menjelaskan pada Rabu, 14 Oktober 2025, bahwa hasil pemeriksaan di lembaga forensik Abu Kabir menunjukkan satu dari empat jenazah yang dikirim dalam tahap kedua tidak termasuk dalam daftar sandera. Jenazah itu diduga milik seorang warga Palestina.

Tiga jenazah lainnya telah diidentifikasi sebagai Sersan Staf Tamir Nimrodi (18 tahun), Uriel Baruch (35 tahun), dan Eitan Levy (53 tahun).

“Hamas wajib melakukan segala upaya untuk mengembalikan jenazah para sandera yang meninggal,” tegas IDF, dikutip dari RT, Kamis 15 Oktober 2025.

Kepala Staf IDF, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menambahkan bahwa Israel tidak akan berhenti sampai semua sandera dipulangkan. “Ini adalah tugas moral, nasional, dan Yahudi kami,” ujarnya. Hamas saat ini masih menyimpan jenazah 21 sandera yang tewas.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya