Berita

Mantan Sekretaris Bidang Luar Negeri dan Investasi BPH MES Pusat, Teguh Santosa. (Foto: RMOL)

Politik

Masalah BPH MES Cukup Diselesaikan Erick-Maruf Tanpa RIbut di Ruang Publik

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 20:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kekosongan Badan Pengurus Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (BPH MES) sejak Musyawarah Nasional (Munas) tahun 2023 perlu dicari solusi secara internal tanpa perlu di-blow up ke ruang publik.

Mantan anggota BPH MES Teguh Santosa berpandangan, masalah ini bisa diselesaikan lewat komunikasi antara Ketua Umum BPH MES, Erick Thohir dan Ketua Dewan Pembina MES, KH Maruf Amin. Apalagi, keduanya selama ini telah berhubungan baik.

“Membuka hal ini ke ruang publik malah dapat berdampak buruk bagi organisasi,” ujar Teguh dalam keterangan kepada media di Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.


Mantan Sekretaris Bidang Luar Negeri dan Investasi BPH MES Pusat ini lantas menyinggung pertemuan Tim 9 dengan KH Maruf Amin beberapa hari lalu. 

Tim 9 terdiri dari Prof Babun Suharto (PD MES Jember); Djafar Muhtar Asiari (PW MES Gorontalo); Heru Hidayat (PW MES Kalimantan Tengah); Pinto Wahyudi (PW MES Bali); Awaludin Razab (PW MES Kalimantan Barat); M Irkham Fukhurudin (PD MES Kendal); Harry Maksum (PW MES Jawa Barat); Evan Setiawan (PW MES Bengkulu); dan Ahmad Wira (PW MES Sumatra Barat). 

Dalam pertemuan, mereka mendesak agar Erick Thohir mundur dari kursi Ketua Umum BPH MES melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Menurut hemat Teguh, semestinya setelah pertemuan itu, Tim 9 memberikan kesempatan kepada KH Maruf Amin untuk berkomunikasi dengan Erick Thohir.

“Saya tahu pasti pola komunikasi Abah (Maruf Amin) dan hubungan baik dengan Ketum Erick. Saya kira tanpa di-blow up ke publik, KH Maruf Amin akan bertemu dengan Ketum Erick Thohir untuk membicarakan jalan keluar. Tidak perlu lewat Munaslub," jelasnya.

MES, kata Teguh, bukan partai politik. Maka penyelesaian cukup mengedepankan mufakat seperti yang selama ini dikembangkan. Kendati susunan BPH MES setelah Munas 2023 belum terbentuk, kegiatan MES selama ini dapat terus berjalan dengan baik. 

Teguh juga mengaku masih sering dilibatkan untuk menghadiri aktivitas MES di berbagai daerah. Terakhir, bulan Agustus lalu Teguh membuka Musyawarah Wilayah MES Bali dan memimpin Rapat Konsolidasi Wilayah (Rakswil) MES Bali Nusra di Kuta, Bali.

“Teman-teman di Sekretariat MES juga bekerja seperti biasa,” demikian Teguh.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya