Berita

Lokasi rumah yang runtuh akibat ledakan di salah satu rumah warga di Taman Palem Lestari, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Rabu, 15 Oktober 2025. (Foto:RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Satu Rumah Meledak Imbas Regulator Gas Diikat Kain

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 20:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi mengungkap penyebab ledakan hebat yang terjadi di salah satu rumah warga di Taman Palem Lestari, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Rabu, 15 Oktober 2025 sekitar pukul 05.55 WIB. 

Dari ledakan ini, dua orang luka bahkan sampai luka bakar dan merusak 6 rumah.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Fernando Saharta Saragih menjelaskan ledakan itu dipicu oleh aksi nekat seorang lansia berinisial ES (73) yang mencoba menangani regulator gas elpiji dengan tali kain untuk memasak.


“Korban ingin menyalakan kompor untuk masak, kemudian tiba-tiba terjadi ledakan. Hasil olah TKP awal, diduga ada kebocoran dari instalasi gas,” ujar Fernando kepada wartawan di Jakarta.

Rupanya, regulator dan pipa gas di rumah korban tidak terpasang dengan rapat. Namun, bukannya diganti atau diperbaiki, korban malah coba mengencangkan regulator dengan diikat tali kain. 

Ledakan yang besar juga dikarenakan isi gas dalam tabung yang masih banyak.

“Regulatornya longgar, jadi disiasati korban dengan diikat tali kain. Pemasangannya tidak rapi. Tabung gas itu baru diganti sekitar satu minggu yang lalu,” jelasnya.

ES pun mengalami luka bakar 70 persen dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ciputra Kalideres sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina untuk perawatan intensif. Lalu, untuk WF (47), juga menjadi korban setelah tertimpa puing rumah akibat ledakan. 

Sementara itu, ada 6 rumah di sekitar lokasi serta satu mobil yang terparkir di dekat rumah korban yang ikut rusak akibat ledakan.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya