Berita

CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee dan Vice President Indodax Antony Kusuma saat peluncuran token EDENA di Jakarta pada Rabu, 15 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

EDENA Token Resmi Melantai di Indodax

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 17:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Edena Capital Nusantara resmi meluncurkan EDENA Token di platform aset kripto terbesar di Indonesia, Indodax. 

Langkah ini disebut menjadi tonggak penting dalam percepatan transformasi keuangan digital nasional sekaligus mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee menegaskan, kehadiran EDENA Token bertujuan menghubungkan dunia keuangan global dengan aset riil di Indonesia melalui teknologi blockchain konsorsium.


“EDENA bukan sekadar kripto, tapi jembatan antara modal global dan ekonomi riil Indonesia. Kami ingin menjadikan Indonesia pusat keuangan digital di kawasan ASEAN,” ujar Wook Lee saat peluncuran di Jakarta pada Rabu, 15 Oktober 2025.

EDENA menargetkan investasi dapat dimulai dari Rp100 ribu, menciptakan 100 ribu lapangan kerja baru, dan memangkas biaya pendanaan UMKM hingga 50 persen.

Sementara itu, Vice President Indodax Antony Kusuma menilai EDENA Token memiliki potensi kuat di pasar kripto nasional. Indodax, katanya, akan terus mendukung proyek aset digital yang kredibel, aman, dan sesuai regulasi.

“Kami percaya EDENA Token dapat sukses di Indonesia karena memiliki utilitas nyata dan didukung oleh ekosistem yang kuat,” kata Antony. 

Sebelumnya, PT Edena Capital Nusantara juga telah menandatangani kerja sama dengan Kementerian Investasi RI untuk memfasilitasi investasi asing langsung senilai 10 miliar Dolar AS pada 2026 dan meningkat menjadi 50 miliar Dolar AS pada 2027.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat Kementerian Investasi, dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee, Direktur Yayang Ruzaldy, serta Komisaris Rendy Ronaldy Bimantara dan Rob Clinton Kardinal.

“Platform Aset Keuangan Digital EDENA menjadi katalis penting dalam transformasi ekonomi Indonesia,” tegas Wamen Todo.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya