Berita

Anggota DPD asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) KK Papua periode 2025-2030. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Senator: Orang Papua Harus Berkumpul dan Bersatu

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 17:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kerukunan Keluarga (KK) Papua merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berisi perwakilan tokoh adat, tokoh agama, cendekiawan, pemuda, dan tokoh masyarakat Papua di perantauan.

Hal itu disampaikan Anggota DPD asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor selaku Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) KK Papua periode 2025-2030 dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.

"KK Papua lahir untuk mewadahi orang-orang Papua dari mana saja. Organisasi ini didirikan sebagai perwujudan ikatan kekeluargaan sejati dan komitmen untuk saling mengayomi. Orang Papua harus berkumpul dan bersatu, baku pegang, baku dukung supaya menjadi sebuah kekuatan," papar Paul.
 

 
Lanjut dia, dengan keberadaan wadah ini bisa membantu memajukan masyarakat Papua di manapun berada. 

"Tentu saja kami akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen, baik di eksekutif, legislatif, yudikatif dan terutama pemerintah daerah," tegas Paul.

"Kita memakai nama kerukunan keluarga, alasannya karena ini skalanya lebih besar. Setelah dibentuk pengurus pusat, selanjutnya mulai pembentukan di berbagai kota," tambah Ketua Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay ini.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya