Berita

Ilusrasi. (Foto: Berita Jakarta)

Politik

Pemprov DKI-Danantara Kolaborasi Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 15:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Badan Pengelola (BP) Danantara bekerja sama dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut, Jakarta memiliki infrastruktur yang paling siap dibandingkan daerah lain untuk pengembangan PLTSa.

"Jadi, untuk hal yang berkaitan dengan PLTSa, kami sudah berkali-kali duduk dengan Danantara dan sudah disepakati karena memang Jakarta dibandingkan dengan daerah lain pasti infrastrukturnya lebih siap," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.


Kerja sama ini diharapkan mampu mengatasi persoalan sampah di ibu kota, mengingat tingginya volume sampah harian di Jakarta yang kini mencapai 8.000 ton. 

Selain itu, Jakarta juga memiliki stok sampah yang besar di Bantargebang, yaitu sekitar 55 juta ton.

Dengan kebutuhan input sampah kurang lebih 2.500 hingga 3.000 ton per PLTSa, Jakarta berpotensi membangun empat hingga lima unit PLTSa, di mana satu PLTSa akan menghasilkan kurang lebih 35 megawatt.

Pramono meyakini persoalan sampah di Jakarta akan terselesaikan jika Jakarta memiliki infrastruktur yang dibutuhkan dan adanya minat dari para investor, kontraktor, serta operator besar dunia untuk bekerja sama dengan Jakarta. Selain itu, juga ada potensi kerja sama dengan PLN.

"Dengan PLN pasti kita akan bisa dikerjasamakan karena dengan kalau memang per kWh-nya 20 sen, maka tidak perlu tipping fee. Sehingga dengan demikian, saya yakin persoalan sampah di Jakarta akan segera terselesaikan," tandasnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya