Berita

Tentara Taliban (Foto: MSN)

Dunia

Baku Tembak Kembali Pecah di Perbatasan Pakistan-Afghanistan

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 15:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Baku tembak kembali terjadi antara pasukan keamanan Pakistan dan Taliban Afghanistan di wilayah perbatasan Kurram, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, pada Selasa malam waktu setempat, 14 Oktober 2025.  

Media pemerintah Pakistan menuduh pasukan Afghanistan memulai serangan lebih dulu tanpa provokasi.

“Afghan Taliban dan Fitna al-Khawarij membuka tembakan tanpa alasan di Kurram. Tentara Pakistan merespons dengan kekuatan penuh dan intensitas tinggi,” demikian laporan saluran televisi nasional PTV News. 


Dua pejabat keamanan Pakistan juga membenarkan insiden tersebut.

Menurut laporan, bentrokan dimulai ketika pasukan Afghanistan dan kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) menyerang sebuah pos militer Pakistan di Kurram. 

Tentara Pakistan membalas dengan tembakan berat dan berhasil merusak beberapa tank serta pos Taliban. Mereka juga menghancurkan kamp pelatihan besar milik TTP yang berada di dekat perbatasan.

Setelah serangan balasan tersebut, para pejuang Taliban dilaporkan mundur dari posisi mereka. Namun hingga saat ini, militer Pakistan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut.

Bentrokan terbaru ini terjadi setelah akhir pekan lalu, pemerintah Taliban Afghanistan mengklaim telah menewaskan 58 tentara Pakistan dalam serangan balasan terhadap beberapa pos militer. Pakistan membantah klaim tersebut. 

Islamabad mengatakan hanya 23 tentaranya yang tewas dan lebih dari 200 anggota Taliban dan kelompok terkait berhasil dilumpuhkan.

Sementara itu, Kabul menuduh Pakistan melakukan serangan udara di ibu kota Afghanistan dan di sebuah pasar di wilayah timur. Pakistan tidak mengonfirmasi tuduhan tersebut, tetapi menyalahkan pemerintah Taliban karena membiarkan kelompok TTP beroperasi bebas di wilayahnya. 

Kabul membantah tuduhan itu dan menyatakan tanah Afghanistan tidak digunakan untuk menyerang negara lain.

Ketegangan antara kedua negara telah berlangsung lama, terutama terkait keberadaan TTP. Pakistan beberapa kali melakukan serangan lintas batas untuk menumpas kelompok tersebut, yang memiliki hubungan dekat dengan Taliban Afghanistan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya