Berita

Anggota DPR RI Frkasi PKB Rivqy Abdul Halim, atau Gus Rivqy (Foto: Dokumen Fraksi PKB)

Politik

PKB: Pesantren adalah Benteng Moral Bangsa!

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 09:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL. Segenap keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengecam keras tayangan Trans7 yang jelas-jelas melecehkan para kiai, santri dan pesantren. Anggota DPR RI Fraksi PKB Rivqy Abdul Halim, atau Gus Rivqy bahkan mengajak masyarakat untuk melakukan boikot terhadap stasiun televisi swasta nasional itu. 

Dalam tayangan itu, Trans7 menampilkan video ulama sepuh KH. Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo yang sedangkan bersalaman dengan para santri. Narasi dalam video itu dinilai sangat melecehkan serta mendiskreditkan para kiai, santri, dan pesantren.

"Tindakan Trans7 bukan hanya tidak pantas, tapi juga merupakan bentuk dekonstruksi nilai serta pelecehan terhadap institusi pesantren yang selama ini menjadi benteng moral dan kebudayaan bangsa,” tegas Gus Rivqy kepada wartawan, Rabu, 15 Oktober 2025. 


Atas peristiwa itu, Gus Rivqy pun menuntut Trans7 untuk menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada para kiai, santri, dan lembaga pesantren. Trans7 juga diminta melakukan evaluasi internal terhadap konten dan proses editorialnya, serta berkomitmen untuk tidak lagi menayangkan konten yang melecehkan simbol-simbol sosial keagamaan.

Gus Rivqy juga menyerukan kepada masyarakat untuk memboikot Trans7 hingga permintaan maaf dan perbaikan dilakukan secara nyata.

“Jangan beri ruang bagi media yang merendahkan pesantren lembaga yang telah menjaga cahaya ilmu dan akhlak bangsa ini selama berabad-abad,” tegasnya.

Lebih jauh, Legislator PKB itu juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat agar bersatu membela kehormatan para kiai, santri, dan pesantren. “Melecehkan pesantren berarti melecehkan jati diri bangsa Indonesia. Mari kita jaga marwah pesantren sebagai benteng moral bangsa,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya