Berita

Program strategi nasional “1 RW 1 Bank Sampah”.(Foto: Dokumentasi Dinas LH DKI Jakarta)

Nusantara

Mendorong Penanganan Sampah Sejak Dini Lewat Pemberdayaan Komunitas

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 03:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY Indonesia) bersama T.CARE Foundation meluncurkan inisiatif edukasi dan pemberdayaan komunitas dalam pengelolaan sampah berkelanjutan bertajuk Waste to Empower.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) per pertengahan tahun 2024, terdapat 27.361 bank sampah di seluruh Indonesia, angka yang terus meningkat seiring dengan implementasi program strategi nasional “1 RW 1 Bank Sampah”.

Chief Financial Officer MR.DIY Indonesia Rika Juniaty Tanzil menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk terus tumbuh dan mendukung solusi berkelanjutan di Indonesia, salah satunya dalam pelestarian lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.


“Melalui kolaborasi bersama T.CARE Foundation, kami ingin memastikan bahwa upaya menjaga lingkungan juga memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan komunitas serta terciptanya ekosistem yang lebih tangguh serta inklusif,” kata Rika melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu 15 Oktober 2025.

Program peresmian yang berlangsung di Kantor Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dihadiri oleh 20 perwakilan pengelola bank sampah Jabodetabek.

“Pada kesempatan ini, peserta langsung mengikuti pelatihan mengenai manajemen bank sampah, edukasi lingkungan masyarakat, dan penguatan pemberdayaan masyarakat,” kata Rika.

Program Manager T.CARE Foundation Hidayatul Gusra mengaku senang dengan antusiasme yang luar biasa dari warga yang hadir. 

“Waste to Empower hadir membangun keyakinan bahwa komunitas mampu menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah dan menghadirkan perubahan nyata di lingkungannya,” kata Hidayatul.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya