Berita

Siswa SMPN 2 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat menikmati menu makan bergizi gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Program MBG Serap Anggaran Rp20,6 Triliun Hingga Oktober 2025

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 19:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlaksana sejak awal tahun 2025 tercatat telah menghabiskan anggaran Rp20,6 triliun hingga 3 Oktober 2025.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan dana tersebut baru mencapai 29 persen dari pagu APBN yang ditetapkan sebesar Rp71 triliun.

"Makan bergizi gratis 31,2 juta penerima sampai dengan 3 Oktober 2025, realisasi anggarannya adalah Rp20,6 triliun dari pagu Rp71 triliun Berarti sekitar 29 persen," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa pada Selasa, 14 Oktober 2025.


Ia merinci dana MBG telah digunakan untuk menjangkau seluruh Indonesia, dengan sebaran terbanyak di pulau Jawa yaitu 18,42 juta orang.

"Sebarannya sudah berlangsung di seluruh Indonesia Sumatra dengan 6,6 juta penerima Jawa (18,42 juta), Kalimantan (1,36 juta), Sulawesi (2,33 juta), Maluku-Papua (0,70 juta), dan Bali-Nusra (1,83 juta)," tuturnya.

Adapun serapan anggaran ini masih rendah karena di bawah 50 persen dari pagu yang ditetapkan pemerintah. Terbaru, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya telah mengembalikan dana Program MBG sebesar Rp70 triliun kepada Presiden Prabowo Subianto, karena pihaknya tidak mampu menyerap seluruh alokasi anggaran yang diterima tahun ini.

“Tahun ini, BGN menerima alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun, ditambah dana standby Rp100 triliun. Dari total tersebut, Rp99 triliun berhasil terserap, sementara Rp70 triliun dikembalikan kepada Presiden Republik Indonesia karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” jelas Dadan dalam keterangan resmi.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya