Berita

Menlu Sugiono di Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Menlu Sugiono Tanggapi Mic Bocor Prabowo-Trump di Mesir

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 19:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri Sugiono menanggapi santai perbincangan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terekam mikrofon secara tidak sengaja saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin, 13 Oktober 2025.

Momen tersebut menjadi sorotan publik internasional setelah dalam rekaman video dan audio, Prabowo terdengar meminta kepada Trump untuk bertemu dengan putranya, Eric Trump.

Menlu Sugiono mengatakan, percakapan informal antar kepala negara adalah hal yang wajar terjadi di sela-sela agenda kenegaraan. 


“Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara yang lain berdua-berdua, itu biasa. Dan saya kira hubungan Pak Presiden dengan Presiden Trump juga cukup dekat. Bisa jadi banyak hal yang keduanya bicarakan di luar hal-hal yang sifatnya formal kenegaraan, karena dua-duanya juga teman,” ujar Sugiono usai menggelar rapat bersama Presiden Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025.

Saat ditanya apakah pembicaraan tersebut membahas rencana pertemuan bilateral dengan Trump, Sugiono menjawab kemungkinan itu ada. 

“Oh bisa jadi, keduanya berbicara ya semacam kayak teman saja,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam percakapan yang tertangkap mikrofon, Prabowo terdengar mengatakan, “Bisakah saya bertemu Eric?” yang kemudian dijawab Trump dengan, “Saya akan minta Eric menelepon. Dia anak yang baik.”

Eric Trump dan Donald Trump Jr. diketahui menjabat sebagai Wakil Presiden Eksekutif Trump Organization, perusahaan keluarga Trump yang memiliki proyek properti dan golf di Indonesia, termasuk di Bali dan luar Jakarta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya