Berita

PP Himmah saat mengunjungi Kementerian P2MI. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

PP Himmah Siap Kolaborasi Sukseskan Program Kementerian P2MI

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 14:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP Himmah) siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Kolaborasi ini dalam hal peningkatan sumber daya manusia yang berkesinambungan, sosialisasi dan menyiapkan sumber daya yang siap untuk bekerja di luar negeri.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PP Himmah, Abdul Razak Nasution saat beraudiensi dengan Menteri P2MI, Mukhtarudin dan didampingi Sekjen Kementerian P2MI Komjen Pol Suryono dan Staf Khusus Kementerian P2MI Bintang Wahyu Saputra.


"Sebagai anak bangsa kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian P2MI dalam hal suksesi program kementerian," kata Razak kepada RMOL, Selasa, 14 Oktober 2025.

Karena kata Razak, pihaknya khawatir terhadap pekerja migran yang ilegal. Untuk itu, PP Himmah mengapresiasi Kementerian P2MI yang memperkuat bantuan hukum untuk pekerja migran sebagai bentuk pengaplikasian nyata UU 18/2017.

Di kesempatan yang sama, Razak menyampaikan secara lisan kepada menteri P2MI undangan berkaitan dengan agenda Semarak HUT ke-66 Himmah pada bulan November mendatang.

Dalam kunjungan ke Kementerian P2MI ini, Razak juga di dampingi beberapa Pengurus Himmah, di antaranya Fadlan Zainuddin Siregar dan Awaluddin Nasution Wakil Ketua Umum, Sahala Pohan dan Kori Fatnawi selaku Wakil Sekretaris Jenderal.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya