Berita

Pidato Presiden Madagaskar Andry Rajoelina di Facebook pada Senin 13 Oktober 2025 (Foto: Facebook Andry Rajoelina)

Dunia

Madagaskar Bergolak: Presiden Rajoelina Kabur dan Sembunyi

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Madagaskar Andry Rajoelina kabur untuk menyelamatkan diri di tengah gelombang protes besar-besaran yang mengguncang negara itu sejak akhir September 2025.

Dalam siaran langsung di Facebook pada Senin, 13 Oktober, Rajoelina mengaku telah pergi ke “lokasi yang aman” untuk melindungi diri. 

“Saya tidak melarikan diri dari tanggung jawab, tetapi saya harus memastikan keselamatan saya,” ujarnya, menolak menyebutkan di mana keberadaannya saat ini, dikutip dari Al-Jazeera, Selasa 14 Oktober 2025.


Rajoelina seharusnya tampil di televisi nasional pada Senin sore, tetapi pidato itu mendadak dibatalkan. Menurut kantornya, pembatalan terjadi setelah sejumlah anggota militer mengancam akan mengambil alih stasiun televisi milik negara.

Dari Kairo, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan keprihatinan mendalam terhadap situasi di bekas koloni Prancis itu. PBB mencatat sedikitnya 22 orang tewas dalam bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. “Saya tidak akan mengonfirmasi apa pun hari ini. Saya hanya ingin menyampaikan kekhawatiran kami yang mendalam,” kata Macron.

Sumber militer mengatakan, Rajoelina meninggalkan Madagaskar pada Minggu dengan pesawat militer Prancis jenis Casa, setelah sebelumnya diterbangkan dengan helikopter ke Bandara Sainte Marie. Prancis belum mengonfirmasi keterlibatannya dalam evakuasi tersebut.

Pelarian itu terjadi sehari setelah beberapa unit militer membelot. Rajoelina mengecam tindakan itu sebagai “upaya perebutan kekuasaan secara ilegal dan dengan kekerasan.” Unit elit CAPSAT, yang pernah membantu Rajoelina merebut kekuasaan lewat kudeta tahun 2009, kini berbalik melawannya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya