Berita

Anggota Komisi I DPR Okta Kumala Dewi. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Legislator PAN Serukan Penguatan Peran Penyandang Disabilitas

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 21:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi I DPR Okta Kumala Dewi melakukan kunjungan ke Yayasan Raudlatul Makfufin, sebuah lembaga pendidikan bagi penyandang tunanetra.

Kunjungan di masa reses DPR tersebut disambut hangat oleh para santri dan guru tunanetra di yayasan tersebut. 

Saat ini, Yayasan Raudlatul Makfufin menampung sekitar 26 santri tunanetra dengan beberapa tenaga pengajar yang juga memiliki keterbatasan penglihatan. Lembaga ini berkembang secara swadaya dengan dukungan masyarakat, menjadi ruang belajar dan dakwah yang penuh makna.


Dalam kesempatan itu, Okta berdialog langsung dengan para santri dan guru. Ia mengaku terinspirasi oleh semangat mereka yang terus belajar dan mengabdi di tengah keterbatasan.

“Melihat semangat mereka menuntut ilmu dan mengajar membuat saya semakin bersyukur dan yakin bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk berkontribusi. Mereka memiliki potensi luar biasa yang perlu difasilitasi,” ujar Okta kepada wartawan, Senin, 13 Oktober 2025. 

Legislator PAN ini menegaskan, pertemuan dengan para santri tunanetra semakin meneguhkan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas, termasuk dalam bidang pemberdayaan.

“Saya ingin mendorong mitra-mitra kementerian dan lembaga yang menjadi mitra Komisi I DPR RI khususnya untuk memberdayakan penyandang disabilitas. Mereka memiliki potensi luar biasa yang patut diberi ruang dan kesempatan,” kata Okta.

Sebagai contoh, Okta menyebut peluang pemberdayaan penyandang disabilitas di sektor pertahanan dan keamanan, seperti di TNI. Ia mencontohkan beberapa negara maju seperti Amerika Serikat yang telah menerapkan kebijakan inklusif, sehingga warga disabilitas dapat berperan sesuai kemampuan dan fungsinya masing-masing.

Anggota DPR dari Dapil III Banten itu pun berharap kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi nyata dalam memperkuat inklusivitas di berbagai bidang.

“Para santri tunanetra di Yayasan Raudlatul Makfufin membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Mereka bukan hanya belajar untuk diri sendiri, tapi juga menginspirasi banyak orang,” demikian Okta.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya