Berita

Ilustrasi. (BPJS Ketenagakerjaan)

Bisnis

BNIdirect Cash Dukung Layanan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 19:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat peran sektor keuangan dalam mendukung layanan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. 

Dukungan tersebut diwujudkan lewat optimalisasi platform BNIdirect cash, solusi digital cash management yang meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan transaksi, baik bagi perusahaan maupun peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Corporate Banking BNI Agung Prabowo menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan telah memanfaatkan layanan BNIdirect cash sebagai bagian dari ekosistem BNIdirect untuk memperluas fleksibilitas pembayaran iuran peserta.


"Dengan BNIdirect cash, kami menghadirkan solusi pengelolaan kas yang efisien dan terintegrasi bagi BPJS Ketenagakerjaan," ujar Agung lewat keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2025.

Kolaborasi ini mencakup dukungan layanan keuangan secara menyeluruh, termasuk penerimaan iuran, pembayaran manfaat, serta pengelolaan dana BPJS dan DJS. Melalui integrasi sistem yang solid, BNI turut membantu memperkuat tata kelola keuangan lembaga dan memastikan transaksi berlangsung aman serta akurat.

Agung menjelaskan, BNIdirect cash menerapkan sistem otorisasi berlapis dengan mekanisme multi-level approval — mulai dari maker, approver, hingga releaser. Fitur ini tidak hanya meningkatkan keamanan transaksi, tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan maupun potensi penyalahgunaan dana.

Selain itu, BNIdirect cash memudahkan badan usaha peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan pembayaran iuran secara otomatis dan terjadwal, sehingga risiko keterlambatan pembayaran dapat diminimalkan.

"Hal ini pada akhirnya dapat mengurangi risiko keterlambatan pembayaran yang dapat berdampak pada perlindungan pekerja, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi," kata Agung.

Dia menambahkan, perusahaan kini dapat melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui fitur billing payment di BNIdirect cash.

"Kami berharap efisiensi dalam pembayaran iuran ini dapat memperkuat peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai pelindung utama bagi para pekerja. Fitur ini menjadi bentuk nyata dukungan kami di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang," ujarnya.

Hingga saat ini, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 324 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan terbaik bagi pekerja, baik dalam proses pendaftaran maupun pelayanan manfaat.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha menyampaikan apresiasi atas dukungan BNI melalui layanan digital ini.

"Layanan yang diberikan BNIdirect cash telah sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan optimal bagi peserta, khususnya dalam kemudahan pembayaran iuran. Ini menjadi sinergi yang sangat positif dalam peningkatan pelayanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan," ucap Asep.

Kerja sama ini memperkuat langkah BNI sebagai mitra strategis pemerintah dalam digitalisasi layanan publik dan pengelolaan keuangan nasional. 

Melalui BNIdirect cash, BNI berkomitmen mendukung sistem pembayaran yang efisien, transparan, dan berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai BNIdirect, kunjungi https://www.bni.co.id.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya