Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi di Jalan Kertanegara No. IV (K4), Jakarta, pada Minggu malam, 12 Oktober 2025 (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

Pembangunan Ponpes Pakai APBN Masih Dikaji Pemerintah

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 13:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menyatakan masih mengkaji kemungkinan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan pondok pesantren (ponpes) di Indonesia. 

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan persnya di Jakarta, seperti dikutip pada Senin, 13 Oktober 2025.

“Pasca kejadian kemarin kan kemudian muncul beberapa pemikiran ya. Salah satunya adalah tadi, mungkinkah pembangunan-pembangunan pondok pesantren itu bersumber dari pembiayaan APBN,” ujar Prasetyo.


Ia menjelaskan, pemerintah belum mengambil keputusan final. Saat ini, kajian tengah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jumlah ponpes yang ada hingga skala prioritas pembangunan.

“Memang semua sedang kita pelajari ya, karena ini berkaitan dengan masalah jumlah. Itu juga berkaitan dengan perkembangan, apakah pondok pesantren yang sekarang eksis menjadi prioritas, ataukah ke depan ada pembangunan pondok-pondok baru. Itu sedang dicoba dipelajari,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi fokus utama pemerintah setelah ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, pada awal Oktober 2025. Tragedi tersebut menewaskan 67 orang dan meninggalkan duka mendalam. 

“Yang penting adalah pasca kejadian kemarin, Bapak Presiden memerintahkan kepada kita semua untuk sekali lagi melakukan pendataan dan inventarisasi, terutama yang berkenaan dengan masalah keselamatan. Itu harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Presiden telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan. Langkah ini untuk memastikan bangunan ponpes memenuhi standar keamanan agar insiden serupa tidak terulang. 

“Kementerian PU diminta untuk melakukan cek lapangan ke setiap pondok pesantren untuk memastikan bahwa pembangunan-pembangunan fisik itu betul-betul terjamin keamanannya,” ujarnya.

Sebelumnya, rencana pemerintah membangun ulang Ponpes Al Khoziny menggunakan dana APBN menuai kritik dari sejumlah anggota DPR RI. 

Mereka mengingatkan agar pemerintah berhati-hati dan mempertimbangkan aspek keadilan dalam penggunaan anggaran negara. 

Meski begitu, Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pembangunan ulang ponpes ini merupakan kondisi darurat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya