Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Sedikit Pulih setelah Sempat Terjungkal Efek Trump

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga aset digital Bitcoin (BTC) sedikit pulih dan naik sekitar 3,25 persen dalam 24 jam terakhir, setelah sempat anjlok hingga 17 persen akibat ketegangan geopolitik. 

Dikutip dari CoinMarcetCap Senin, 13 Oktober 2025, BTC saat ini berada di level 114.899 Dolar AS atau sekitar Rp1,86 miliar.

Pemulihan harga BTC bertepatan dengan sinyal positif dari Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance yang menunjukkan keterbukaan terhadap kemungkinan kesepakatan dagang antara Washington dengan Beijing. 


Pernyataan ini meredakan kekhawatiran investor yang sebelumnya panik akibat ancaman tarif 100 persen terhadap barang-barang asal Tiongkok. 

Ketegangan itu sempat memicu aksi jual besar-besaran dan menyebabkan likuidasi posisi kripto senilai sekitar 19 miliar Dolar AS, atau sekitar Rp308 triliun.

Dari sisi teknikal, BTC berhasil rebound setelah menyentuh level retracement Fibonacci 50 persen di kisaran 115.390 Dolar AS dan bertahan di atas titik pivot 113.563 dolar AS. Indeks kekuatan relatif (RSI) naik ke level 47,34, keluar dari area jenuh jual, meski indikator MACD masih menunjukkan momentum bearish yang belum sepenuhnya hilang.

Selain itu, pasar kripto juga mulai menyeimbangkan kembali likuiditas setelah kekacauan pada perdagangan Jumat lalu. Aksi jual besar menghapus posisi leverage senilai 19 miliar Dolar AS dan menurunkan tingkat pendanaan ke -0,0072 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya