Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Setpres)

Politik

Setahun Pemerintahan Prabowo Harus Segera Bersihkan Geng Solo

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 10:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Profesor Ikrar Nusa Bhakti, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang baru berjalan satu tahun menunjukkan tanda-tanda perbaikan, meski masih diwarnai sejumlah catatan penting.

“Kalau kita lihat belakangan ini memang ada upaya dari Presiden Prabowo untuk memperbaiki situasi di kabinet. Itu perlahan-lahan dilakukan,” ujar Ikrar lewat kanal Youtube Abraham Samad, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 13 Oktobr 2025.

Namun begitu, Ikrar juga menyoroti langkah Prabowo yang dinilainya belum efisien dalam membentuk kabinet. Ia menganggap struktur pemerintahan saat ini terlalu gemuk dan mengulang gaya kabinet masa lalu.


“Prabowo di tengah kesulitan ekonomi masih juga merekrut banyak orang untuk duduk di dalam kabinet. Kalau buat saya pemborosan. Dulu saya mengatakan bahwa kabinet dari Presiden Prabowo Subianto seperti copy paste dari kabinet Bung Karno,” jelasnya.

Ikrar menambahkan, jumlah menteri dan pejabat tinggi di kabinet Prabowo saat ini sudah melebihi seratus orang, dan pola pengisian jabatan masih didominasi oleh pembagian kursi untuk partai politik.

“Kayaknya Pak Prabowo ini masih banyak melakukan dengan pendekatan pembagian kursi untuk partai,” ujarnya.

Ia juga menyinggung keberadaan sejumlah tokoh lama dari era mantan Presiden Joko Widodo yang masih menduduki posisi penting, termasuk Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

“Yang kita tunggu-tunggu ini kan kapan orang-orang yang benar-benar orangnya Jokowi katanya mau dibersihkan. Geng Solo. Tapi masih ada aja, termasuk juga Bahlil,” kata Ikrar.

Lebih lanjut, Ikrar menyoroti sektor hukum sebagai bidang yang perlu segera diperbaiki. Ia menilai penegakan hukum di Indonesia masih jauh dari harapan publik.

Terkait reshuffle kabinet yang sempat mencopot Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Ikrar menilai langkah Prabowo itu patut diapresiasi.

“Kemarin ketika Prabowo mencabut Budi Arie, buat saya itu bagus. Dan mudah-mudahan si Budi juga nggak perlu takut untuk bicara siapa saja 5 besar judi online. Baik itu ke institusi atau ke pejabat tinggi,” ungkapnya.

Menutup pandangannya, Ikrar berharap Presiden Prabowo benar-benar bisa membuktikan diri sebagai pemimpin yang mampu bekerja nyata, bukan sekadar beretorika.

“Jadi saya cuma bisa berharap komentar orang bahwa Pak Prabowo ini seorang presiden yang lebih banyak omon-omon, mudah-mudahan ini benar-benar dipatahkan. Paling tidak itu ya,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya