Berita

Presiden Madagaskar Andry Rajoelina (Foto: Facebook Andry Rajoelina)

Global

Posisi Rajoelina Terancam usai Pengambilalihan Kendali Militer oleh Unit Elit Madagaskar

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Unit elit militer Madagaskar, CAPSAT, mengumumkan pengambilalihan kendali militer setelah bergabung dengan protes besar anti-pemerintah, pada Minggu 12 Oktober 2025. 

Dikutip dari Al-Jazeera, mereka mengangkat Jenderal Demosthene Pikulas sebagai panglima baru, langkah yang langsung disebut Presiden Andry Rajoelina sebagai “upaya perebutan kekuasaan ilegal.”

CAPSAT, yang pernah berperan dalam kudeta 2009, menyatakan semua perintah militer kini berasal dari markas mereka di Antananarivo. Menteri Angkatan Bersenjata yang menghadiri pelantikan Pikulas berkata, “Saya memberinya restu,” memicu dugaan adanya perpecahan dalam tubuh militer.


Protes yang dipimpin kaum muda sejak akhir September awalnya menuntut perbaikan layanan air dan listrik, namun kini berubah menjadi desakan agar Rajoelina mundur. Menurut laporan PBB, bentrokan dengan aparat menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya. 

Perdana Menteri baru, Jenderal Ruphin Fortunat Zafisambo, mengatakan pemerintah siap berdialog, tetapi para pengunjuk rasa menolak dan menuntut pembubaran Senat serta pemilu ulang.

Krisis ini semakin dalam setelah Senat mencopot ketuanya, sekutu dekat presiden, dengan alasan merespons “aspirasi rakyat.” Di jalan-jalan Antananarivo, warga menyebut situasi ini sebagai “revolusi.”

Militer Madagaskar memang punya sejarah panjang menggulingkan pemerintah. Kini, dengan CAPSAT berpihak pada rakyat, posisi Rajoelina tampak semakin genting.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya