Berita

Aktivitas pelabuhan. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Neraca Dagang RI Catat Surplus, Terbesar dengan AS di Agustus 2025

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia masih mencatatkan surplus pada Agustus 2025. Negara dengan surplus terbesar adalah Amerika Serikat (AS). 

Menurut data BPS, nilai surplus perdagangan Indonesia dengan AS mencapai 12,20 miliar Dolar AS, naik dari periode Januari–Juli 2025 yang sebesar 10,49 miliar Dolar AS. Selain AS, Indonesia juga mencatat surplus besar dengan India sebesar 9,43 miliar Dolar AS dan Filipina sebesar 5,85 miliar Dolar AS.

Namun, di sisi lain, Indonesia masih mengalami defisit perdagangan dengan beberapa negara. Defisit terdalam tercatat dengan China sebesar 13,09 miliar Dolar AS, meningkat dibanding Juli 2025 yang sebesar 12,07 miliar Dolar AS. Defisit juga terjadi dengan Singapura sebesar  3,55 miliar Dolar AS dan Australia sebesar 3,9 miliar Dolar AS.


Secara keseluruhan, neraca perdagangan barang Indonesia pada Agustus 2025 mencatat surplus sebesar 5,49 miliar Dolar AS. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menyampaikan bahwa surplus ini merupakan yang ke-64 kali berturut-turut sejak Mei 2020.

“Surplus pada Agustus 2025 terutama didorong oleh komoditas nonmigas dengan nilai USD 7,15 miliar. Komoditas utama penyumbang surplus antara lain lemak dan minyak nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja,” jelas Habibullah dalam konferensi pers terbaru BPS, dikutip redaksi di Jakarta, Senin 13 Oktober 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya