Berita

Presiden AS Donald Trump berangkat dari Joint Base Andrews saat ia menuju Israel, Minggu 12 Oktober 2025 (Foto: The New York Times)

Dunia

Trump Terbang ke Timur Tengah Rayakan Gencatan Senjata Israel-Hamas

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan berangkat ke Israel dan Mesir untuk merayakan gencatan senjata serta kesepakatan penyanderaan antara Israel dan Hamas yang ditengahi oleh AS. 

Dikutip dari Associated Press, Trump diperkirakan berangkat dari Washington, DC, pada Minggu sore, 12 Oktober 2025, atau Senin pagi waktu Indonesia.

Kunjungan ini terjadi di saat yang sangat sensitif, karena Israel dan Hamas baru mulai menerapkan tahap pertama dari perjanjian perdamaian yang disebut “Perjanjian Trump”. Kesepakatan itu dirancang untuk mengakhiri secara permanen perang yang pecah sejak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.


Trump menilai ada peluang kecil namun penting untuk membentuk kembali masa depan Timur Tengah dan memperbaiki hubungan yang telah lama tegang antara Israel dengan negara-negara Arab di sekitarnya. Menurutnya, keberhasilan ini didukung oleh langkah pemerintahannya yang memberikan dukungan penuh kepada Israel dalam menghancurkan kelompok proksi Iran, termasuk Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.

Gedung Putih menyebutkan, momentum perdamaian semakin kuat karena banyak negara Arab dan Muslim kini menunjukkan komitmen baru untuk mencari solusi atas konflik Israel-Palestina yang sudah berlangsung puluhan tahun, bahkan sebagian mulai mempererat hubungan dengan Amerika Serikat.

“Saya yakin Anda akan meraih kesuksesan luar biasa dan Gaza akan dibangun kembali,” kata Trump pada Jumat.

“Di kawasan itu ada negara-negara sangat kaya. Hanya dibutuhkan sebagian kecil dari kekayaan mereka untuk membangun Gaza kembali, dan saya pikir mereka ingin melakukannya,” ujarnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya