Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Islah PPP Suatu Langkah Maju Buat Kerja Elektoral

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 00:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai Islah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dimediasi Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sebagai suatu langkah maju menuju Pemilu Legislatif 2029. 

"Dengan islah itu harusnya ada kemajuan bagi PPP untuk bisa melakukan kegiatan politik elektoralnya tapi memang tentu saja nggak gampang," kata Hensat kepada RMOL di Jakarta, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Ia menilai tantangan justru terjadi usai islah apakah masing-masing kubu dapat berbesar hati dan mengesampingkan ego. 


"Tentu saja islah yang terjadi kemarin bukan artinya top chair bisa langsung kerja ya, karena itu beda kubu tuh, harusnya ada kemajuan untuk PPP," ucap Founder KedaiKOPI ini. 

Lanjut dia, butuh kedewasaan bagi pimpinan dan kader PPP jika ingin membenahi partai dan kembali ke Senayan pada pemilu 2029 nanti. 

Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu PPP memperoleh 3,87 persen suara total pemilih yang artinya hanya kurang 0,13 persen untuk dapat melewati ambang batas parlemen. 

Kini publik menunggu gebrakan Mardiono selaku Ketua Umum bersama Agus Suparmanto selaku Wakil Ketua Umum dan Taj Yasin selaku Sekretaris Jenderal PPP untuk dapat kembali ke Senayan.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya