Berita

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Transformasi Pertamina, Bisnis Berkelanjutan Lewat BBM Ramah Lingkungan

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 20:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi berkelanjutan melalui pengembangan bahan bakar ramah lingkungan yang terus berevolusi dari B20, B30, B40, hingga kini mencapai Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah.

Komitmen dan capaian tersebut disampaikan Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, dalam ajang Indonesia International Sustainable Forum (IISF) 2025 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Sabtu 11 Oktober 2025.

Agung mengungkapkan bahwa perjalanan Pertamina dalam mengembangkan bahan bakar ramah lingkungan bukan hanya kisah sukses ekonomi, tetapi juga perjalanan ekologi yang mendalam.


“Ini bukan hanya perjalanan sukses dalam hal ekonomi karena menciptakan penghematan devisa yang signifikan bagi negara, tetapi juga sebagai perjalanan ekologi,” ujar Agung.

Agung melanjutkan, keberhasilan Pertamina dalam menerapkan program biodiesel sejak B20 hingga B40 telah memberikan dampak besar terhadap kemandirian energi nasional.

“Sejak penerapan B20 dan kini B40, Indonesia telah mampu memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dengan sumber daya yang lebih berkelanjutan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Agung menyoroti inovasi Pertamina dalam mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang berasal dari minyak jelantah. 

Menurutnya, bahan bakar ini tidak hanya berperan penting dalam menurunkan emisi karbon hingga 84 persen, tetapi juga mendukung terbentuknya ekonomi sirkular di masyarakat.

“Jadi ini bukan hanya tentang mengurangi emisi karbon, tetapi juga bagian dari ekonomi sirkular karena masyarakat dapat menukar minyak jelantah menjadi rupiah, yang kemudian diolah menjadi bahan bakar berkelanjutan dan efisien,” jelasnya.

Agung menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan bahan bakar ramah lingkungan oleh Pertamina menjadi bagian penting dari transformasi energi nasional. 

Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru di sektor energi hijau serta mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Ini adalah perjalanan transformasi Pertamina untuk mendukung agenda nasional mengenai bahan bakar nabati. Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi pelopor energi bersih di kawasan Asia Tenggara,” demikian Agung.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya