Berita

Panitia aksi Indonesia Lawan Genosida, Syauki Hafiz. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Prabowo Didorong Segera Kirim 20 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 02:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah organisasi masyarakat sipil, kepemudaan, dan mahasiswa, akan menggelar aksi besar bertajuk Indonesia Melawan Genosida, di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi, 12 Oktober 2025. Aksi ini digelar menyusul adanya kabar mengenai gencatan senjata di Gaza, Palestina.

Panitia aksi Indonesia Lawan Genosida, Syauki Hafiz mengaku merespons positif soal kabar gencatan senjata, namun potensi genosida terulang masih ada. 

"Sebelumnya kita sudah kumpul untuk menyiapkan, bahwa genosida mau masuk tahun ketiga. Tapi alhamdulillah setidaknya ada arah gencatan senjata pada hari ini," kata Syauki kepada wartawan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat 10 Oktober 2025.


Ia menyatakan, kabar gencatan senjata itu membawa kelegaan, namun hal tersebut tidak berarti perjuangan telah usai. 

"Kami ingin Indonesia terlibat aktif, memastikan genosida tidak terulang lagi, pelanggaran gencatan senjata tidak terulang lagi, tidak terjadi lagi perang di Gaza," kata Syauki.

Dalam rencana aksi tersebut, salah satu fokus utama tuntutan yang akan diserukan, adalah penagihan janji Presiden Prabowo Subianto, yang menyatakan kesiapan mengirim 20 ribu pasukan perdamaian ke Gaza. 

"Momentum pengiriman pasukan tersebut harus dilakukan sekarang, tanpa ditunda lagi," kata Syauki.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya