Berita

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso. (Foto: Dokumen Fraksi Gerindra)

Politik

Kasus Toba Pulp Lestari Digarap Pansus Penyelesaian Konflik Agraria DPR

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 22:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik antara PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan masyarakat di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara akan ditangani oleh Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria DPR. 

Rekomendasi tersebut muncul setelah Komisi XIII menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Medan, Jumat, 10 Oktober 2025 yang dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso. 

Rapat menghadirkan perwakilan masyarakat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta manajemen PT TPL untuk mendengarkan berbagai pandangan dan keluhan secara langsung.


“Hasil RDPU Komisi XIII kemarin di Medan, rekomendasinya Komisi XIII akan membawa kasus konflik TPL vs rakyat kawasan Danau Toba ke Pansus Penyelesaian Konflik Agraria yang sudah dibentuk DPR,” ujar Sugiat saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2025. 

Dalam forum, Komisi XIII juga mendorong pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dipimpin oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dengan dukungan Komnas HAM, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta aparat penegak hukum. 

Fokus utama TGPF adalah memverifikasi dugaan pelanggaran HAM yang dinilai bersifat struktural dan sistematis dalam pelaksanaan konsesi PT TPL.

“Komisi XIII DPR juga mendorong Kementerian HAM, Komnas HAM, dan LPSK segera membentuk TGPF untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM di kasus tersebut,” tambah Sugiat.

Selain itu, Komisi XIII meminta seluruh pihak, termasuk aparat kepolisian dan pemerintah daerah, untuk mengutamakan pendekatan non-represif dan berbasis HAM dalam menyelesaikan sengketa. 

Mereka juga menekankan pentingnya membuka kembali akses jalan yang ditutup di area konsesi PT TPL, demi menjamin hak masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan penghidupan yang layak.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya