Berita

Maria Corina Machado (Foto: AP)

Dunia

Maria Corina Machado Raih Nobel Perdamaian, Trump Gigit Jari

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 18:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, meraih Penghargaan Nobel Perdamaian 2025 atas perjuangannya memperjuangkan hak-hak demokratis dan melawan rezim otoriter Presiden Nicolas Maduro.

Pengumuman tersebut disampaikan Komite Nobel Norwegia pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Machado, seorang insinyur industri berusia 58 tahun, dikenal sebagai sosok vokal yang menentang pemerintahan Maduro. 


Ia sempat dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2024 oleh pengadilan Venezuela, langkah yang dinilai banyak pihak sebagai upaya rezim untuk mempertahankan kekuasaan. Saat ini, Machado hidup dalam persembunyian.

“Ketika para otoriter merebut kekuasaan, sangat penting untuk mengakui para pembela kebebasan yang berani untuk bangkit dan melawan,” ujar Komite Nobel dalam pernyataannya, seperti dimuat Reuters.

Pengumuman muncul di tengah sorotan terhadap mantan Presiden AS Donald Trump, yang berulang kali menyatakan dirinya pantas menerima Nobel Perdamaian. 

Namun, Komite Nobel menegaskan independensinya dalam mengambil keputusan.

“Saya pikir yang utama adalah komite kembali menunjukkan independensinya. Mereka tidak akan dipengaruhi oleh opini populer atau tekanan politik,” kata Direktur Riset di Norwegian Institute of International Affairs, Harvard Leira.

Leira menambahkan bahwa penghargaan kepada Machado tidak bisa dianggap sebagai sindiran terhadap Trump. 

“Oposisi demokratis Venezuela adalah sesuatu yang sangat didukung Amerika Serikat selama ini. Jadi sulit menganggap ini sebagai penghinaan,” ujarnya.

Hadiah Nobel Perdamaian senilai 11 juta krona Swedia (Rp15,95 miliar) akan diserahkan di Oslo, Norwegia. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan wafatnya Alfred Nobel, pendiri penghargaan bergengsi tersebut.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya