Berita

Presiden Peru Dina Boluarte (Foto: Reuters)

Global

Presiden Peru Dina Boluarte Dimakzulkan

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 16:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Peru Dina Boluarte resmi dimakzulkan oleh Kongres pada Jumat waktu setempat, 10 Oktober 2025. 

Pemakzulan dilakukan hanya beberapa jam setelah berbagai fraksi politik mengajukan mosi dengan alasan ketidakmampuan moral Boluarte untuk memimpin negara. 

Dalam sidang tersebut, mayoritas anggota Kongres sepakat untuk mencopotnya dari jabatan.


Tak lama setelah pemungutan suara berlangsung, Ketua Kongres Jose Jeri langsung dilantik sebagai presiden baru menggantikan Boluarte.

Politisi berusia 38 tahun dari Partai konservatif Somos Peru itu menyampaikan pidato pertamanya setelah pelantikan. 

“Musuh utama kita ada di jalanan: geng kriminal. Kita harus menyatakan perang terhadap kejahatan," ujar Jeri, dengan mengenakan selempang bendera nasional, seperti dimuat Reuters. 

Sementara itu, ratusan warga berkumpul di luar gedung Kongres untuk menyaksikan proses bersejarah tersebut. Sebagian merayakan keputusan pemakzulan dengan membawa bendera, menari, dan memainkan alat musik. 

Kabar beredar bahwa Boluarte tengah mempertimbangkan mencari suaka ke Kedutaan Ekuador.

Dalam pidato terakhirnya di Istana Kepresidenan, Boluarte mengakui keputusan Kongres yang sebelumnya juga telah mengangkatnya sebagai presiden pada akhir 2022. 

“Kongres yang sama kini memutuskan pencopotan saya, dengan segala implikasinya bagi stabilitas demokrasi negara kita. Di setiap saat, saya menyerukan persatuan," ujarnya. 

Boluarte dikenal sebagai salah satu pemimpin paling tidak populer di dunia dengan tingkat dukungan hanya 2-4 persen. 

Ia dituduh memperkaya diri secara ilegal dan dianggap bertanggung jawab atas tindakan keras aparat terhadap demonstrasi pro-Pedro Castillo, pendahulunya. Namun, dirinya membantah semua tuduhan tersebut.

Pemakzulan ini memperpanjang daftar panjang pergantian kepemimpinan di Peru, yang telah memiliki tujuh presiden sejak 2016. Dukungan partai-partai kanan yang sebelumnya menjadi sekutunya turut mempercepat proses pemakzulan. 

Tokoh politik Rafael Lopez dan Keiko Fujimori, yang ikut mendukung pencopotan, diperkirakan akan maju dalam pemilu presiden pada April 2026.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya