Berita

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni (Foto: Kemenhum)

Hukum

Siapa Sosok ‘J’? Menkum Akui Tak Hafal Saat Teken SK PSI

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 12:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok berinisial J yang disebut sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih menjadi teka-teki. Bahkan, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengaku tidak mengingat detail susunan pengurus PSI yang baru karena proses penandatanganan dilakukan secara terburu-buru.

Supratman mengatakan, dirinya sudah menandatangani SK PSI  pada Kamis malam, 10 Oktober 2025, setelah didaftarkan di hari yang sama. Namun saat ditanya nama-nama Ketua Dewan Pembina hingga struktur kepengurusan lainnya, Supratman mengaku tidak hafal.

"Waduh, saya mohon maaf. Tadi malam cepat-cepat, saya buru-buru tandatangan. Saya nggak hafal satu-satu. Yang saya hafal Pak Kaesang sama Pak Sekjen. Yang lainnya nanti tanyakan kepada sekjen PSI," kata Supratman kepada wartawan di Kantor Kementerian Hukum (Kemenkum), Jakarta Selatan, Jumat siang, 10 Oktober 2025.


Sementara itu, Sekjen PSI, Raja Juli Antoni mengaku bahwa nama-nama yang sudah dilantik dan diumumkan beberapa waktu merupakan pengurus yang didaftarkan ke Kemenkum.

"Nanti saya buka ya, nanti mas Ketum yang akan umumkan (sosok berinisial J) ke publik ya. Insya Allah secepat mungkin, Insya Allah," kata Raja Juli.

Meski sudah resmi terdaftar, publik masih menunggu siapa sebenarnya sosok misterius berinisial J yang akan duduk di posisi penting Dewan Pembina PSI.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya